Recent Post

Sabtu, 01 Mei 2010

Pip, Target poin, Stop loss, Stop Buy/Sell, Limit buy/sell

 sumber Forex Untuk Pemula
Pip adalah : satuan dari perubahan harga, misal Harga GBP/USD adalah 1.9650, lalu satu jam kemudian harganya berubah jadi 1.9700. nah perubahan harga sebanyak 50 itu disebut pip
Lalu bagaimana menghitung keuntungan atau kerugiannya?


Perlu diketahui keuntungan atau kerugian tergantung dari tiga hal, yaitu
Pip, Modal total, Modal yg digunakan
Contoh : kita trading di Marketiva maka
kita dapat mengetahui bahwa
Pip = ambil contoh , yaitu dampak dari berita ekonomi Nonfarm Payroll yang mengakibatkan Bearish 540 pip
Modal total = Lalu modal total kita adalah 100$
Modal yg digunakan = adalah modal yang digunakan untuk trading, berbeda dengan “Modal total” diatas

Contoh, jika modal kita 100$, maka modal yg digunakan … terserah Kita. bisa 10%, 20%, 30%, atau bahkan 50%. Kebanyakan trader mengambil “angka aman” yaitu 10%.
Jadi modal yg kita gunakan adalah 10$ (100$ x 10%)


Maka Perhitungan keuntungan atau kerugiannya adalah

= (Pip/100) x Modal yg digunakan
= (540/100) x 10$
=54 $
NB: saya tidak tau sebenarnya dari mana angka 100 itu tapi selama ini bermain di Marketiva dan saya hitung 1 Pip itu kurang lebih =0,01 $. Mungkin ada orang yang tahu, silahkan posting komentarnya di bawah

Nah jika “tebakan kita benar bahwa harga akan turun, maka SELAMAT kita dapat 54$ dalam waktu 3hari
Nah jika kita tebakan kita salah maka kita belum tentu mendapat kerugian sebesar 54$... kenapa?
Karena di setiap Broker pasti ada fasilitas TP= target poin, SL=Stop loss


TP= Kita memberi perintah kepada broker bahwa jika harga telah bergerak sesuai dengan angka yang kita isikan, maka broker akan menyetop Keuntungan kita

SL= Kita memberi perintah kepada broker/Marketiva bahwa jika harga telah bergerak sesuai dengan angka yang kita isikan, maka broker akan menyetop Kerugian kita
Dalam Kasus diatas adalah
TP= “Tidak diisi” dengan kata lain posisi dibiarkan terbuka sampai 3 hari SL=30
Nah melanjutkan, yang diatas, jika prediksi kita salah maka kerugian yang kita terima hanya
= (Pip/100) x Modal yg digunakan
= (30/100) x 10$
=3 $
Nah disinilah menariknya forex, kita “bisa” mendapatkan keuntungan berlipat-lipat dari kerugian kita
54/3=18 x Nah masalahnya adalah “bisa” tidak kita memprediksikan itu, Kalau menurut saya, tidak ada yang tidak bisa dilakukan didunia ini, hanya saja kita perlu banyak2 latihan untuk menggapai predikat “bisa” itu

Contoh tambahan tentang ST & SL
Misal harga GBP/USD sekarang adalah 1.9500
Kemudian menganalisis dari indicator, dan berita ekonomi bahwa harga ini akan naik, kemudian kita memasang posisi Buy/Long Dengan TP=SL=40

Maka ada dua kemungkinan
1. Harga bergerak sesuai prediksi kita, maka kita akan UNTUNG dan harga akan berhenti di 1.9540

Jadi broker tidak peduli apakah harga naiknya telah 500 pip, jika kita mengisikan 40 maka setelah naik 40 pip maka posisi kita langsung ditutup





2. Harga bergerak tidak sesuai prediksi kita, maka kita akan RUGI dan harga akan berhenti di 1.9460

Jadi Marketiva/broker tidak peduli apakah harga turunnya telah 500 pip, jika kita mengisikan 40 maka setelah turun 40 pip maka posisi kita langsung ditutup






Stop Buy/Sell
Stop Buy = Jika kita memprediksikan di masa depan harga akan naik kita bisa memasang stop buy tanpa membuka posisi terlebih dahulu
Misal harga sekarang adalah GBP/USD 1.9500, prediksi kita harga akan naik sampai 1.9600 maka kita pasang Stop Buy di 1.9520 dan ambil keuntungan di 1.9600









Jadi selama harga actual belum mencapai harga stop buy maka anda tidak pernah membuka posisi, sebaliknya jika harga sudah mencapai stop Buy otomatis posisi anda terbuka.
Begitu juga dengan Stop sell, jika harga sekarang adalah GBP/USD 1.9500, prediksi kita harga akan turun sampai 1.9400 maka kita pasang Stop Buy di 1.9480 dan ambil keuntungan di 1.9400
NB: selisih antara harga actual dan harga stop sebesar 20, bisa disesuaikan dengan analisis anda sendiri





Limit Buy/Sell
Limit Buy = jika anda memprediksi harga akan naik TAPI sebelum naik harganya turun dulu, nah ini disini disebut Limit buy
Limit Sell = jika anda memprediksi harga akan Turun TAPI sebelum turun harganya naik dulu, nah ini disini disebut Limit sell
Lihat gambar
Posisi 1 = Posisi sebelum satu menunjukan candlestick putih (yg artinya sedang naik) harga aktual disini 1.9500
Posisi 2 = Posisi limit buy anda disini 1.9480
Posisi 3 = Harga bergerak sesuai prediksi anda, dan tinggal menentukan TP anda










Begitu juga dengan Limit Sell













Posisi 1 = Posisi sebelum satu menunjukan candlestick Hitam (yg artinya sedang turun) harga aktual disini 1.9500
Posisi 2 = Posisi limit Sell anda disini 1.9520
Posisi 3 = Harga bergerak sesuai prediksi anda, dan tinggal menentukan TP anda
Nah masalahnya adalah bisakah kita memprediksikan bahwa harga sebelum turun naik dulu atau sebaliknya. Silahkan dicoba

Tambahan : gambar untuk Eksekusi Order di Marketiva














A = Untuk memilih pasangan mata uang yang akan ditradingkan, missal GBP/USD

B = Ini khusus untuk angka Limit Buy/Sell atau Stop Buy/Sell. Kalau anda pilih “Market” maka kolom ini akan tertutup, seperti terlihat digambar

C = Quantity itu adalah modal yang akan anda gunakan dikali 100, missal modal anda 100$, anda gunakan 10% dari 100$= 10$. Maka Quantitynya adalah 1000 (10$ x 100)

D = Masukan angka Stop Loss anda

E = Ini untuk memilih trading pake Demo atau “beneran”, kalau mau pake uang beneran pilih live


F = Pilih “Buy” atau “Sell”

G = Market berarti anda langsung masuk pasar. Limit Buy/Sell dan Stop Buy/Sell, anda masuk pasar jia batasan limit dan stop anda tercapai ( kayaknya udah dijelasin diatas)

H = Isikan Target poin Anda

Sampai jumpa pada pembahasan selanjutnya

3 komentar:

gan,,situ ank jogja pa??

sedang tinggal di jokja ga......

100 yg agan maksud ntu laverage bkan? laverage di marketiva kan 1:100 yak

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More