Minggu, 17 Januari 2010
Avatar - Film Avatar - Avatar Movie Trailer
Minggu, 10 Januari 2010
District 13 Utimatum
District 13 U atau Banlieue 13 U. Film action berbasis parkour. Film ini bercerita tentang Distrik 13 di Paris, Perancis. Digambarkan wilayah itu sebagai daerah terlarang. Bisa dikatakan demikian karena beberapa geng berkumpul di sana. Merekasedang memperebutkan kekuasaan atas wilayah Distrik 13 setelah pemegang kekuasaan wilayah itu meninggal Pemerintah kota berencana untuk merelokasi Distrik 13.Tentu hal ini nggak mudah. kapten Damien Tomaso (Cyrill Raffelli) dan Leito (David Belle) kembali ke Distrik 13. Dengan misi untuk membawa perdamaian ke sektor yang bermasalah. Film asal Perancis ini mengedepankan parkour sebagai basic action-nya. Karena itu banyak gerakan-gerakan seru yang nggak kamu temuin di film lain. Astaga.com lifestyle on the net |
Star Trek
Astaga.com lifestyle on the netNasib galaksi ada di tangan sepasang pesaing. James Kirk, pria asal Iowa yang pemberontak, suka mencari keributan. Lainnya, Spock (Zachary Quinto), dibesarkan di lingkungan berlandaskan logika dan menolak segala macam emosi. Kekuatan keduanya merupakan satu-satunya cara untuk menyelamatkan kru dari bahaya dan membawa mereka ke tempat yang belum pernah mereka kunjungi sebelumnya. Pemain :
Sutradara :
Penulis :
|
Di Balik Mantra Sihir Harry Potter
Astaga.com lifestyle on the netPara Harry Potter freaks pasti udah tau apa yang akan terjadi kalo kita mengacungkan tongkat sihir sambil berseru, "Avada Kedavra!". Atau mantra apa yang harus diucapkan kalo kita pengen membuka pintu yang terkunci ("Alohomora!"). Tapi pernah kepikiran nggak sih, kalo J.K. Rowling, pencipta Harry Potter, ternyata nggak asal bikin mantra aja? Semua mantra sihir yang digunakan di Hogwarts ternyata ada origin alias asal usulnya, yang rata-rata berasal dari bahasa Latin. Penasaran kan? Nih, kita beberin. Accio Mantra ini digunakan untuk memanggil barang. "Accio gelas", dan gelas pun akan terbang ke arahmu. Dan seterusnya. Kata 'Accio' ternyata berasal dari bahasa Latin yang artinya 'Aku memanggil.' Avada Kedavra Mantra paling jahat yang bisa membunuh lawan. Orang tua Harry Potter tewas akibat mantra ini. Dalam bahasa Aramaic, 'Avada Kedavra' berarti 'I will destroy as I speak'. Bunyinya mirip dengan 'Abracadabra', yang merupakan mantra kuno dari abad kedua yang sering dipakai untuk memanggil roh halus dan meminta perlindungan. Ini juga mantra jahat yang biasa dipakai untuk menyiksa. Dalam bahasa Latin, 'crucio' artinya 'saya menyiksa'. Expecto Patronum Mantra penghasil patronus, satu-satunya makhluk yang bisa mengusir Dementor. Lagi-lagi mantra ini diambil dari bahasa Latin yaitu 'expecto' yang artinya 'menunggu/berharap', dan 'patronus' yang artinya 'pelindung'. Jadi kurang lebih expecto patronum itu artinya 'menunggu datangnya pelindung'. Expelliarmus Ini nih mantra andalan Harry Potter saat bertempur. Fungsinya adalah untuk melepaskan tongkat sihir dari tangan musuh. Diambil dari bahasa Latin 'expellere' yang artinya 'mengeluarkan/melepaskan', dan 'arma' yang artinya 'senjata.' Impedimenta 'Impedimenta' dalam bahasa Latin artinya 'halangan'. Mantra ini biasa dipakai untuk membuat rintangan demi memperlambat pergerakan musuh. Lumos 'Lumos' artinya 'cahaya'. Mantra inilah yang dipakai kalo mau membuat ujung tongkat sihir kita menyala layaknya lilin. Rictusempra 'Sempra' berasal dari kata 'sempre' yang artinya 'selalu', sedangkan 'rictum' artinya mulut/rahang yang terbuka. Rictusempra ini dipakai untuk membuat musuh jadi terus menerus tertawa. Sectumsempra Ini justru kebalikan dari rictusempra. Efeknya bukan ketawa, tapi luka-luka, karena dalam bahasa Latin, 'sectum' artinya 'melukai/mencederai'. Stupefy Ini juga salah satu mantra yang sering digunakan saat perang, soalnya efeknya nggak melukai. Cuma bikin bingung dan linglung aja. Wajar sih, soalnya dalam bahasa Inggris, 'stupefy' artinya 'linglung'. Wingardium Leviosa Ini adalah salah satu mantra yang diajarkan pada murid-murid Hogwarts di tahun pertama. Fungsinya untuk membuat sebuah benda jadi terangkat mengambang di udara. Asal katanya adalah gabungan dari bahasa Inggris dan Latin. Wingardium berasal dari kata wing (bahasa Inggris) yang artinya sayap, dan arduus (bahasa Latin) yang artinya langit. Sedangkan leviosa berasal dari bahasa Latin, levare, yang artinya mengangkat/mengambil. |
Monsters Vs Aliens 3d
20 april 2009, Sebuah meteor yang jatuh ke bumi menimpa Susan Murphy (Reese Witherspoon) yang akan segera melangsungkan pernikahan. Meski tak menyebabkan luka pada tubuh Susan namun meteor tersebut membawa dampak pada Susan. Meteor itu menjadikan Susan seorang raksasa. Perubahan fisik ini jelas mengacaukan kehidupan Susan yang semula normal.
Pemerintah yang menyadari potensi Susan kemudian membawa raksasa wanita ini ke sebuah fasilitas milik militer yang khusus mengumpulkan para penghuni bumi yang memiliki 'keistimewaan' seperti Susan. Di fasilitas ini Susan kemudian bertemu dengan monster lain seperti Dr. Cockroach, Ph.D. (Hugh Laurie), Missing Link (Will Arnett) dan B.O.B. (Seth Rogen).
Saat sebuah armada pesawat ruang angkasa dari dunia lain yang dipimpin Gallaxhar (Rainn Wilson) datang untuk menguasai bumi, mau tak mau Jenderal W.R. Monger (Kiefer Sutherland) yang memimpin tim monster ini harus mengerahkan pasukannya untuk melindungi bumi dari serangan para makhluk asing itu.
Teknologi film 3D memang bukanlah hal yang baru. Film yang dibuat dengan teknologi ini sudah muncul cukup lama dan hingga saat ini sepertinya masih belum mampu mengambil alih posisi format 2D. Banyak alasan yang membuat format ini tak terlalu populer di jalur film mainstream. Salah satunya adalah, sampai saat ini, format ini hanya muncul untuk memberi kesan 'wah' pada sebuah film. Tak lebih dari itu.
Tapi dalam kasus film MONSTERS VS. ALIENS ini, fitur 3D ini berhasil mengangkat film ini ke level yang lebih tinggi. Itu karena film ini sebenarnya tak berisi apa pun. Tanpa fitur 3D maka film ini hanya jadi sebuah film animasi yang lebih cocok dikonsumsi anak-anak. Ini patut disayangkan karena film ini sebenarnya didukung oleh pengisi suara yang berbakat seperti Reese Witherspoon, Seth Rogen, Will Arnett dan tentu saja Kiefer Sutherland.
Akhirnya kemampuan para voiceover itu jadi terasa sia-sia karena tak didukung dengan script yang cukup kokoh. Karakter Susan Murphy, misalnya, dibuat begitu datar sehingga Reese Witherspoon tak bisa berbuat banyak untuk membuat tokoh sentral ini lebih 'hidup'. Bahkan dari ide cerita pun film ini bisa dibilang sudah basi. Ide yang sama sudah diusung banyak film yang beredar jauh lebih dulu dari film ini.
Mau tak mau yang tersisa memang hanyalah wow factor yang ditawarkan oleh format 3D-nya. Penonton dibuat sibuk mengagumi tampilan luar sampai-sampai mereka tak sempat memperhatikan kekuatan alur cerita atau dialog yang sebenarnya jadi unsur penting dalam menilai sebuah film. Berbeda rasanya saat menonton MONSTERS VS. ALIENS dengan WALL-E yang punya kekuatan hampir di semua sisi, kecuali kenyataan bahwa WALL-E tak dibuat dalam format 3D tentunya. Jadi, sepertinya belum cukup alasan untuk menggeser format 2D dengan format 3D.